Home »
Berita
» Jokowi Khawatirkan Keberadaan Pipa Gas Berkarat di Proyek MRT Dukuh Atas
Jokowi Khawatirkan Keberadaan Pipa Gas Berkarat di Proyek MRT Dukuh Atas

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)
khawatir dengan keberadaan pipa-pipa gas yang sudah berusia puluhan
tahun dan berkarat di dalam 'perut' Jakarta. Bahkan, kata Jokowi di
lokasi pembangunan fisik stasiun MRT di Dukuh Atas, Jakarta Pusat,
terdapat pipa gas yang bisa menimbulkan bahaya.
"Itu yang di MRT,
didekatnya ada saluran pipa gas, ngeri juga saya," kata Jokowi di
Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis
(10/10/2013).
Jokowi mengatakan, seharusnya pihak PGN dan pihak
terkait melakukan pendataan pipa-pipa gas yang tertanam di dalam perut
Jakarta. Terlebih untuk pipa yang sudah berusia tua.
"Yang benar
itu masuk dalam box besar jadi semuanya seperti pipa, kabel, fiber optik
jelas letaknya. Jadi memang harus dibuatkan duckting," kata Jokowi.
Jokowi
sendiri mengaku telah memerintahkan dinas terkait untuk membuat
duckting, agar utilitas memiliki tempat yang aman. Pasalnya saat ini
semua utilitas ditanam secara bersamaan di dalam tanah. Tentu saja ini
bisa berbahaya jika ada penggalian yang mengenai salah satu utilitas.
"Saya sudah perintahkan untuk dibuat rencana seperti itu," ujarnya.
Kepala
Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Andi Baso mengatakan, di dalam
tanah Jakarta banyak tertanam pipa-pipa gas yang berusia puluhan tahun.
Pipa-pipa gas tersebut seharusnya didata dan dirawat, terutama oleh
Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pemilik pipa gas tersebut.
Posting Komentar